Pesta Teater Pelajar 2015 Ajang Kembangkan Bakat dan Kreatifitas

Google+

MOJOKERTO –  Perkembangan teater pelajar di Mojokerto bakal semakin menggeliat. Fenomena itu mulai nampak dengan adanya teater pelajar yang monorehkan prestasi di luar kota serta pagelaran Pesta Teater Pelajar 2015 yang diselenggarakan Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Mojokerto.

Pesta Teater Pelajar 2015 Mojokerto diikuti 12 teater pelajar dari SMA sederajat Kabupaten-Kota Mojokerto. Dan berlangsung di Gedung Kesenian Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Mojokerto (Disporabudpar) jalan Jayanegara pada Jumat (07/08) – Sabtu (08/08) mulai pukul 16.00 WIB sampai selesai. 

Ketua Panitia, Budiyoso Kuntoyo, menjelaskan, 12 teater dalam penampilannya terbagi di hari Jumat dan Sabtu. Penampilan teater di hari Jumat, adalah Teater Bambu Hijau dari SMAN 3 Kota Mojokerto dengan judul Legenda Kedung Sari, karya/sutradara Firman Eko Satriyo/Febryana Dyah W. Teater Oghael dari SMAN I Kutorejo dengan judul Srikandi Edian, karya/sutradara Hardjanto WS (Alm) / Dendy Hardi Hannza.

Kemudian Teater Merpati dari SMKN Sooko menampilkan lakon Dewi Arimbi, karya/sutradara Nur Azizah/Dinda Permata. Teater Skaneja dari SMKN 1 Jatirejo dengan judul Ibu dan Ikan Asin, karya/sutradara Moch Cholil. Sedangkan Teater Siji dari SMAN Trawas mementaskan Mbok Mah, karya dan sutradara Wawan Agus Ayudi S.Pd. Teater Samudra Ilahi dari MAN 1 Sooko dengan judul Sisi Gelap Kamar, Yuli karya/sutradara Bagus Mahayasa/Dyah Pitaloka.

Penampilan hari Sabtu, Teater Unix dari SMKN 1 Kemlagi dengan judul Bukan Bawang Merah Bawang Putih, karya/sutradara Veny PW/Subagio Hardi. Teater Satyawikusama dari SMAN 1 Gedeg dengan judul Sampek Engthai karya/sutradara Bagus Mahayasa/Marga Buana. Teater Langit Biru dari SMAN Sooko dengan judul Pendet, karya/sutradara Putu Wijaya/Enrika Alif Oktaviansyah.

Selanjutnya, kata Budiyoso, Teater Jaroem dari SMKN 1 Pungging dengan judul Malam Jahanam, karya/sutradara Matinngo Boesje/Nabilla Yhan Maulinda. Teater Air dari SMA 1 Bangsal  dengan judul Badai Sepanjang Malam karya/sutradara Max Arifin/RB Abdul Gani. Teater Smansa dari SMA 1 Kota Mojokerto dengan judul Jagang Baceman, karya/sutradara Drs Hanibal/Surharyono S.Pd.

Namun, yang tidak bisa tampil, yaitu SMAN 1 Kota Mojokerto, SMAN 3 Kota Mojokerto dan SMKN 1 Jatirejo. “ Mereka yang tidak bisa tampil karena ada yang kurang siap materi dan ada yang pemeran utama mengalami kecelakaan,” terang Budiyoso Kuntoyo yang menjabat Kasie Pembinaan dan Pengembangan Kebudayaan di Disporabudpar Kabupaten Mojokerto.

Hasil dari penampilan para teater pelajar, kata Budiyoso panitia menentukan pilihan sebagai           Penyaji Terbaik pertama adalah SMAN 1 Gedeg Teater Satyawikusama yang mementaskan dengan judul Sampek Engthai karya Bagus Mahayasa Sutradara Marga Buana.

Penyaji Terbaik kedua MAN 1 Sooko Teater Samudra Ilahi judul Sisi Gelap Kamar Yuli, karya Bagus Mahayasa sutradara Dyah Pitaloka. Penyaji Terbaik ketiga SMKN Sooko Teater Merpati judul Dewi Arimbi karya Nur Azizah sutradara Dinda Permata. Sedangkan Aktris Terbaik dari MAN Sooko lalu Aktor Terbaik SMKN Sooko, Sutradara Terbaik SMN 1 Gedeg, Penata Artistik Terbaik SMAN 1 Gedeg.    

Dengan perhelatan Pesta Teater Pelajar 2015 yang merupakan kali pertama diselenggarakan di Mojokerto, dan di hadiri Kepala Disporabudpar, Didik Qusnul Yakin itu kata Budiyoso diharapkan dapat mengembangkan bakat dan kreatifitas teater pelajar Mojokerto. Sehingga kelak dapat memunculkan pencapaian prestasi bagi teater pelajar tidak hanya di lokal saja namun di tingkat nasional. (gie)

Komentar